Seminggu bersama neng Stacy

Brothers & sisters…sudah seminggu neng Stacy ada di rumah, dan mulai hari Selasa yang lalu setiap hari neng Stacy mengantar saya ke stasiun Serpong, menunggu seharian disana, dan kemudian mengantar pulang ke rumah. Nah.., setelah seminggu bersama neng Stacy saya semakin mengenal dia lebih dekat lagi. Bisa dibilang sudah mulai cocok dah.. dan terus terang saya semakin senang jalan bareng dia.

Yang paling saya suka adalah bagasi yang besar, helm full face yang biasanya saya titipkan ke penitipan helm sederhana di stasiun sekarang saya simpan saja di dalam bagasi neng Stacy. Jas hujan yang saat jalan bareng si Merah harus dibawa-bawa dalam ransel, sekarang masuk didalam bagasi neng Stacy. Kalau belanja juga gak repot-repot nenteng saat riding, masukin aja di bagasi…kalau masih gak muat cantolin aja di tempat yg sudah tersedia di tengah-tengah dekat bagasi yg di tebeng itu. Dalam hal ini saya sangat puas..!

Yang kedua yang saya suka, irit bbm. Saya isi penuh tangki neng Stacy dengan pertamax 5,5 ltr. Sudah jalan 70km kok jarumnya masih menunjuk ke “F” terus.. (jangan2 rusak..tapi gak lah wong motor gres kok). Saya berencana mengukur berapa konsumsi bbm nya, nanti kalau sdh waktunya ngisi lagi.

Yang ketiga yang saya suka, ringan dan mudah bermanuver. Yang biasa pake Ninja 250R pasti ngerasain beratnya si Ninja, saat di parkiran lumayan repot mau keluar parkir apalagi di sekitarnya masih banyak motor yang parkir. Ketika pake neng Stacy jelas terasa banget bedanya. Gampang gesernya dan gak perlu space luas untuk muter. Saat dikendarai juga terasa sangat ringan. Akselerasi lumayanlah untuk motor matic 110cc, untuk nanjakpun dia adem-adem aja. Saya tidak merasakan neng Stacy kesulitan atau ngos-ngosan saat diajak melewati tanjakan, tetap bisa lari dengan lancaar tanpa mengkis-mengkis (kehabisan napas).

Si Merah sekarang lebih banyak istirahat di rumah

Hal-hal di atas memang saya butuhkan untuk sebuah motor harian, tidak perlu yang bisa lari di atas 100kpj, tapi cukup enak diajak lari 60 – 70kpj. Kesimpulan yang saya dapat selama seminggu ini adalah, saya puas dengan performa neng Stacy.

Yang saya perlu upgrade sedikit adalah tampilan depan, bagian depan neng Stacy polos..los, tidak ada corak lain. Samping kanan kiri ada striping nya, masa’ depannya polos. Jadi rencananya akan saya bawa ke tempat cutting sticker untuk mempercantik tampilan neng Stacy. Lainnya…tidak perlu, terimakasih..!

Aslinya depan terlalu polos..

About lexyleksono

A man from the country side of Jember - East Java, married and has one daughter. Love to travel, and to explore new things. I love motorcycles and photography. By writing in this blog simply I want to share my life journey with you all (i.e. traveling, photos, motorcycle touring, etc.). Thanks guys for visiting my blog, I hope you like it. Any comment is always welcomed. God bless you all..! Best regards, Lexy Leksono Email : lexy.leksono@yahoo.co.id or lexyleksono@gmail.com Phone : 08129668128 or 087877408314
This entry was posted in Motor Korea, MOtor Matik and tagged , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Seminggu bersama neng Stacy

  1. asmarantaka says:

    Injeksi irit lah om 😀
    *coba si merah ganti yg injeksi juga..pasti iritttt 😀

    Like

  2. ipanase says:

    si merah kasihkan ane aja gan,,xuxxiixx
    kabur numpak megison
    http://pertamax7.wordpress.com/2012/02/02/jalan-jalan-ke-kota-solo/

    Like

  3. warung DOHC says:

    next virus, obat spacy gambot yg kemaren om :mrgreen:

    Like

  4. Amama Ali says:

    hmmmm, kok jadi kepengen :mrgreen:

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s