Jam 10:30 malam, stasiun Palmerah sepi..

Jam menunjukkan pukul 10:15 malam ketika aku memutuskan untuk meninggalkan kantorku. Turun dari lantai 18 Equity Tower terasa cepat, maklum lift standby dan sudah sepi… Beberapa karyawan masih terlihat menunggu jemputan di lobby. Aku langsung meninggalkan gedung dan menunggu taxi di jalan depan Pacific Place. Beberapa tukang ojek menawakan jasa tapi aku menolak. Jam segini mending naik taxi, aman nyaman dan ongkos sama aja dg naik ojek. Maklum kalau sdh malam tukang ojek suka jual mahal.

Tidak pake lama taxi pun datang, aku pilih blue bird. Dekat ini paling juga murah bayarnya. Taxi meluncur tanpa halangan, jalanan asli lancar. Kurang lbh 10 menit aku sdh sampe di stasium Palmerah. Suasana sepi…selain sdh malam, kereta juga baru akan datang jam 11 malam. Aku langsung menunggu loket dan membeli karcis commuter line Rp. 6000.

Hmm..masih lama nunggunya..tapi gak apa2 lah. Daripada bengong aku buka blogku yg sdh beberapa hari gak sempat aku jenguk. OK kenapa gak nulis aja ya sambil nunggu kereta datang. Maka jadilah tulisan ini..pengalaman pertamaku niih naik kereta jam 11 malam. O ya kareta dari Tanahabang ke Serpong tersedia sampai jam 11 malam. Sangat membantu bagi penumpang yg kebetulan hrs pulang malam. Kalau lewat jam 11 malam…? Ya silahkan cari angkutan lain aja..!

About lexyleksono

A man from the country side of Jember - East Java, married and has one daughter. Love to travel, and to explore new things. I love motorcycles and photography. By writing in this blog simply I want to share my life journey with you all (i.e. traveling, photos, motorcycle touring, etc.). Thanks guys for visiting my blog, I hope you like it. Any comment is always welcomed. God bless you all..! Best regards, Lexy Leksono Email : lexy.leksono@yahoo.co.id or lexyleksono@gmail.com Phone : 08129668128 or 087877408314
This entry was posted in Kegiatan Sehari-hari, Tranportasi and tagged . Bookmark the permalink.

One Response to Jam 10:30 malam, stasiun Palmerah sepi..

  1. Leopold S says:

    Saya hanya pernah sekali pake KRL terakhir mas. Lumayan sepi dan harus waspada juga, krn stasiun Kebayoran lumayan gelap dan di sebelahnya pasar

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s