Sentuhan Dikit Pada Motor Old-Style, Tambah Ganteng

Brothers & sisters…., tidak bisa dipungkiri ternyata motor-motor model jadul masih atau makin banyak penggemarnya. Lha itu buktinya di jalan-jalan semakin banyak dijumpai motor model lama walau masih baru, tapi ada juga sih motor yang memang sudah berusia tua. Motor saya si Jlitheng (Estrella 250) termasuk yang meramaikan motor-motor model jadul. Sudah sejak tahun 2014 saya memiliki si Jlitheng dan sampai saat ini saya masih sangat suka dengan motor satu ini. Ya karena modelnya yang old syle itu yang bikin saya suka.

Estrella 250 yang saya beli sudah 6 tahun yang lalu ini sudah saatnya ganti ban. Ban bawaannya kendatipun masih ada kembangannya tapi sudah tidak aman lagi untuk dipakai, karet sudah keras karena usia. Karena itu saya menggantinya dengan ban baru, ukuran ban juga saya naikin supaya terlihat lebih ganteng.

Ban yang saya pilih adalah Shinko Tour Master dengan ukuran 100/90-18 untuk depan dan 120/80-17 untuk belakang. Dengan ban ini harapan saya pasti lebih joss untuk touring atau berkendara dekat maupun jauh. Kemudian ada sedikit modifikasi, kalau dulu memakai ban dalam, sekarang diakali oleh kang Dedi, bengkel modifikasi Estrella langganan saya, sehingga tidak lagi pakai ban dalam. Kenapa kok begitu mas bro..? Karena pengalaman sudah beberapa kali kena paku ketika pakai ban dalam bener-bener repot. Itu Estrella sekalipun modelnya terlihat simple dan culun, tapi itu body nya besi semua, jadi kalau mesti nuntun saat ban bocor bueraaat nya ampun-ampun deh. Dengan tanpa ban dalam diharapkan lebih mudah lah penanganannya, tapi ya semoga tidak sampe bocor kena paku ya..

Terus opo maneh sing anyar..? Yang baru lagi adalah Skid Plate yang terpasang di bagian bawah dan depan mesin. Fungsinya apa…? Fungsi utama adalah melindung bagian bawah mesin motor dari benturan maupun cipratan lumpur dari roda depan. Kalau kita touring kan sering melewati jalanan yang tidak rata dan berbatu, diharapkan dengan memasang skid plate ini resiko mesin terbentur benda keras bisa berkurang.

Di samping itu motor juga terlihat lebih keren ya, ada tamengnya. Wis pokok e jos wis, siap gasss… tapi kemana ya..? O iya.. hampir lupa.., itu standar tengahnya juga dirubah lho.. sekarang enak banget jadi ringan kalau mau pakai standar tengah. Standar tengah ini juga dari kang Dedi, aslinya Estrella dulu kan gak pakai standar tengah. Gak tahu yg sekarang W250 pakai apa gak yo..?

Ada komen atau saran bro & sis.. ? Monggo silahkan urun rembug alias komentar.

About lexyleksono

A man from the country side of Jember - East Java, married and has one daughter. Love to travel, and to explore new things. I love motorcycles and photography. By writing in this blog, I want to share my life journey with you all (i.e. traveling, photos, motorcycle touring, etc.). I really do hope every reader will enjoy this blog. Thanks guys for visiting my blog, I hope you like it. Any comment is always welcomed. God bless you all..! Best regards, Lexy Leksono Email : lexy.leksono@yahoo.co.id or lexyleksono@gmail.com Phone : 08129668128 or 087877408314
This entry was posted in Classic bikes, Classic motorcycles, Kawasaki, Kawasaki Estrella, Kawasaki retro klasik, Motor retro klasik, Motor Touring and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

1 Response to Sentuhan Dikit Pada Motor Old-Style, Tambah Ganteng

  1. Pingback: Ngetes ban baru Shinko di Estrella | lexyleksono

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s