Wisata buah Brastagi – pengalaman petik jeruk yang mengasyikan

Brothers & sisters…, pernahkah bro & sist beragrowisata? Wisata ke daerah sentra pertanian dimana banyak ditanam pohon buah dan sayuran. Jika berkunjung ke Brastagi, Sumatera Utara, jangan lupa menyempatkan diri untuk beragro-wisata. Bagi orang-orang yang hidup di kota pengalaman memetik buah langsung dari pohonnya merupakan hal yang sangat menyenangkan. Apalagi kita boleh memakan buah yang kita petik sepuasnya.

IMG_6872a

Pemetik buah pulang dari ladang dengan hasil panenan

Brastagi terkenal tidak hanya karena pemandangan alamnya yang indah dan udaranya yang sejuk, Brastagi juga terkenal sebagai penghasil buah dan sayuran. Kota-kota di Sumatera utara banyak mendapatkan supply sayuran dan buah-buahan dari Brastagi. Memang di sepanjang jalan banyak kita jumpai kebun-kebun buah terutama jeruk manis. Setelah mengunjungi Taman Alam Lumbini kami menuju ke pedesaan untuk beragrowisata. Kami memilih salah satu kebun jeruk yang ditunggui oleh 2 orang bapak dan ibu. Sambutan ramah kami terima dari mereka dan mereka langsung menawarkan untuk petik buah jeruk.

IMG_6838a

Memetik jeruk manis boleh makan sepuasnya dan hanya membayar yang dibawa pulang saja.

Kami diajak masuk beberapa ratus meter ke dalam kebun sekalipun di depan banyak pohon jeruk yang berbuah siap petik. “Kita ke dalam nakku.. yang di luar sini kurang manis”. Tiba di tujuan kami masing-masing dibagi kantong plastik dan dipersilahkan memilih dan memetik buah jeruk. “Makan saja nakku..” kata ibu itu. “jangan lebih dari 2 ya..” “cicip yang ini, yang itu jg manis” lha katanya gak boleh lebih dari 2, tapi terus disuruh nyicip dari pohon ini, pohon itu.. akhirnya entah berapa buah yang saya makan, yang pasti sampe kenyang haha.. dan ibu itu terus aja nawarin, “ambil lagi nakku..makan lagi..”

IMG_6850a

IMG_6853abIMG_6861abIMG_6867ab

Puas makan buah jeruk kami kembali dengan membawa kantong-kantong penuh buah jeruk. Sampai di lapak buah yang kami bawa ini ditimbang dan ini yang kita bayar untuk dibawa pulang. Terima kasih ibu, semoga kebun buahnya semakin berhasil.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Posted in Daerah wisata, Fruits, Indonesia travel destination, North Sumatra Tourism, Pertanian, traveling, Tujuan Wisata, wisata alam | Tagged , , , , | Leave a comment

Traveling to countryside

Brothers & sisters…., two weeks ago I got a chance to visit South Sumatera countrysides which have very beautiful landscapes. Below are some photos I took using my smartphone camera.

The Rice field:

20180815_07333520180815_07334320180815_073351

The Creek:

20180815_080129a20180815_080747a

The Forest:

20180815_072611

Saya lahir dan besar sampai remaja di sebuah desa kecil dengan sawah dan hutan di dekat rumah. Masa kecil tempat bermain saya dan kawan-kawan ya di sawah dan hutan. Karena itu sampai sekarang saya masih menyukai berkunjung ke desa seakan alam pedesaan selalu memanggil untuk dinikmati.

 

 

 

Posted in beautiful scenery, fotografi, landscape, landscape photography, nature photography, Pemandangan Alam, Pertanian, Photography, traveling | Tagged , , , , , , , , | 2 Comments

Visiting International Buddhist Center – Taman Alam Lumbini

Brothers & sisters…, If you are visiting Brastagi, North Sumatera, it is recommended that you include the International Buddhist Center – Taman Alam Lumbini in your must visit place.

DSC01891a

Kuil Buddha Lumbini di Brastagi, Sumatera Utara

Taman alam Lumbini merupakan tempat umat umat Buddha untuk melakukan kegiatan-kegiatan keagamaan. Di sini berdiri megah banguan besar khas kuil Buddha dengan cat dominan warna emas. Bangunan ini dikelilingi oleh taman yang sangat luas dengan pepohonan rindang. Di dalam taman alam ini terdapat jalan-jalan kecil yang berhubungan satu dengan lainnya. Terdapat juga bangunan-bangunan kecil di yang penempatannya sudah diatur sedemikian rupa. Tampaknya tempat ini juga menjadi tempat pelatihan bara biksu.

DSC01896a

Di halaman depan terdapat tempat parkir kendaraan pengunjung yang luas dengan pemandangan sekitar yang menawan

Taman alam Lumbini tidak jauh letaknya dari kota Brastagi. Setelah kami mengunjungi bukit Gundaling dan berfoto-foto di sana, kami langsung ke Taman Alam Lumbini ini. Hanya butuh waktu beberapa menit saja dari bukit Gundaling ke tempat ini. Saat kami berkunjung ternyata sedang ada perbaikan-perbaikan di kuil, sehingga kami tidak diperbolehkan masuk, ini demi keamanan dan kenyamanan kami juga tentunya. Karena itu kami hanya berada di luar dan lebih memilih explore tamannya yang hijau alami.

DSC01845a

Memasuki taman alam dari halaman kuil kami harus melalui jembatan pejalan kaki yang cukup panjang.

Bagi yang menyukai wisata alam tentunya tempat ini cocok untuk dikunjungi. Disini banyak terdapat patung atau relief buddha yang mengandung makna dan pengajaran kebaikan bagi umat. Semua orang boleh memasuki taman ini tentunya seperti tempat wisata pada umumnya ada tiket masuk yang harus dibayar.

DSC01854a

DSC01852a

Sekalipun matahari bersinar terik kami masih bisa menikmati taman ini dengan nyaman karena suhu udara di sini masih tergolong sejuk. Tapi bagi yang tidak tahan panas sinar matahari dianjurkan untuk membawa topi. Banyak juga pohon rindang untuk berteduh kalau tidak sempat bawa topi, jadi tetap aman.

DSC01856aDSC01865aDSC01868a

Keindahan taman alam ini tentunya cocok untuk yang hoby foto-foto, banyak spot-spot bagus untuk berfoto-ria. Hanya saja perlu kesiapan fisik juga jika ingin berjalan menyusuri taman ini. Selain luas, jalan-jalan yang ada sengaja dibuat turun-naik dan berliku dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Sepertinya selain tempat wisata, tempat ini juga digunakan untuk latihan fisik para biksu seperti di film-film kungfu.

DSC01872aDSC01876a

dsc01886a.jpg

Seperti di kuil-kuil Buddha pada umumnya, di sini juga banyak terdapat berbagai patung. Bagi umat Buddha patung-patung itu tentunya memeliki makna sendiri-sendiri. Tidak hanya patung manusia, tetapi juga terdapat patung-patung binatang seperti rusa, burung, dan lain-lain.

DSC01862a

Berikut adalah foto-foto dari luar kuil, sayangnya saya tidak bisa mengambil gambar dengan baik karena keterbatasan ruang gerak utk sudut pengambilan gambar yang oke.

DSC01889aDSC01881aDSC01880a

DSC01879abDSC01883ab

Setelah selesai berkunjung ke sini kita bisa melanjutkan perjalanan ke tempat wisata pertanian buah jeruk untuk menikmati buah jeruk segar dengan langsung memetik sendiri dari pohonnya. Kemudian lanjut ke air terjun Sipiso-piso.

 

 

 

 

Posted in Daerah wisata, Indonesia travel destination, North Sumatra Tourism, Pemandangan Alam, tempat wisata, Tourist destination, traveling, Tujuan Wisata | Tagged , , , , , , | 1 Comment

Short touring ke Kampoeng Bamboe

Brothers & sisters…., jam 4:30 pagi alarm di HP berbunyi membangunkan saya di hari libur kemerdekaan Republik Indonesia. Kok hari libur bangun pagi-pagi…? Bukan, bukan mau ikut upacara bendera di kelurahan apalagi di Istana, saya dan istri ingin mengisi hari libur dengan touring motor jarak dekat ke Kampoeng Bamboe.

DSC02403a

Kami berencana berangkan jam 5:30 pagi, tapi karena memang nyantai akhirnya mundur hingga hampir jam 6 pagi baru start dari rumah. Cek tangki si Vera (Versys 250)masih berisi 3/4 lebih dari cukup untuk pergi dan pulang. Lagian banyak pom bensin sepanjang jalan jadi no worry laah. Semua barang bawaan, baju ganti, kamera pocket, tripod, dll masuk ke side box Badak Hitam si Vera. Side box dengan masing2 berkapasitas 27 liter ini masih terasa longgar. Dua set jas hujan saya ikat dibagian belakang si Vera, sampai saat ini belum punya top box dan memang belum perlu sih.

Jalur yang kami ambil adalah BSD – Ciseeng – Parung – Bogor – Cijeruk – Ciburayut, Kampoeng Bamboe. Jalan santai menikmati semilir angin dingin di pagi hari, semua jalanan lancar kecuali setelah melewati terowongan mendekati kota Bogor. Macet sampai ke lampu lalin perempatan Warung Jambu. Selain itu semua jalan lancar jaya. Sampai di kota Bogor sekitar jam 7:20, perut sudah terasa lapar. Banyak pilihan menu sarapan di kota Bogor, ada McDonald langganan meeting poin para bikers, bubur ayam, soto, dll. Saya memilih untuk menikmati soto daging bening Bang Ali asli Pejagalan.

20180817_074111

Sotonya terasa enak, gurih dan segar. Porsinya banyak, saya memesan porsi sedang dang istri memesan porsi kecil. Dulu saya waktu pertama kali ke sini sendirian pesan porsi besar, ternyata benar-benar besar dan kewalahan untuk ngabisinnya.

20180817_073205

Soto daging bang Ali ini benar-benar mantap, cocok untuk biker yang lagi touring perlu sumber energi banyak.

Selesai sarapan dan istirahat kami melanjutkan perjalanan arah Batu Tulis dan kemudian belok kiri, setelah turunan ambil arah ke kanan ke arah Cijeruk (yang ke kiri arah ke Rancamaya). Menyusuri jalan yang relatif kecil yang lumayan bagus dengan tanjakan dan turunan terasa nikmat karena sepanjang jalan ini relatif sepi. Jalan ini juga merupakan jalan alternatif dari Bogor ke Sukabumi.

Saking nikmatnya dan karena saya tidak punya GPS tanpa terasa tempat yang kami tuju sudah terlewati sekitar 7 km. Menyadari sudah terlewati saya menepi untuk cek lokasi di google maps. Dan akhirnya kami berbalik arah, kali ini dengan menggunakan google maps sebagai penuntun arah. Menjelang lokasi jalan utama ditutup karena ada acara tujuh belasan, kami diarahkan melewati jalan kecil nanti munculnya persis di depan Kampoeng Bamboe. Setelah sempat tanya ke penduduk setempat akhirnya kami tiba di Kampoeng Bamboe. Kami sudah reserve 1 bungalow jadi tinggal check in dan langsung bisa istirahat.

20180817_094521

Santai minum kopi di tempat yang sejuk alami berudara segar, sungguh terasa nikmat banget.

Bungalow yang kami pesan type 1 kamar, sebagian besar dinding terbuat dari anyaman bambu, meja, kursi semua dari bambu mengingatkan saya pada masa anak-anak dimana rumah orang tua dulu masih berdinding bambu (gedek)… kenangan masa kecil hehe..

Baca juga : Touring ke gunung Bunder

Di Kampoeng Bamboe ini tersedia restoran dan kita bisa pesan makanan untuk dinikmati di restoran situ atau diantar ke kamar. Tapi untuk makan siang ini kami memilih untuk pergi ke luar untuk kuliner lokal. Kami menemukan ada warung sate yang cukup besar terletak di pinggir jalan utama dan kami singgah di situ.

DSC02269a

Warung Sate Gunung Salak, sesuai lokasinya yang memang tidak jauh dari gunung Salak. Menyediakan sate kambing, sop daging, dll.

Kami memesan 2 porsi sate kambing dan 1 mangkuk sop daging sapi. Rasanya lumayan, sate kambingnya maupun sopnya OK lah walau tidak top banget. Setelah makan siang kami kembali ke Kampoeng Bamboe tapi sebelumnya mampir dulu ke Indomaret untuk membeli cemilan dan minuman. Cemilan dan minuman di penginapan relatif mahal jadi mending beli di luar jauh lebih murah (tips jalan-jalan hemat).

DSC02272a

Kampoeng Bamboe cocok untuk tempat liburan keluarga atau tempat ngumpul keluarga-keluarga. Banyak tempat bermain, team building, tempat camping dll. Banyak keluarga-keluarga menginap di sini dan mereka sangat menikmati, anak-anak terlihat begitu senang bebas bermain. Area nya sangat luas, banyak juga dipelihara binatang, rusa, burung, unggas, kelinci, monyet. Saya sempat berjalan keliling dan membuat foto-foto:

DSC02283a

Menikmati sore hari di halanan dengan latar belakang gunung Salak

DSC02288a

Bermain dengan rusa

DSC02292a

Memandang hamparan ladang di sekitar penginapan

DSC02295a

Ada camping ground juga. Hanya saja harus grup minumal 30 orang dengan biaya 200rb per orang, 1 tenda muat 5 orang.

DSC02392a

Berfoto di bungalow yang kami tempati, nuansa alami. Sayangnya tanaman di depan dan samping bungalow masih kecil-kecil tdk terlihat di foto

DSC02321a

Pemandangan indah sore hari di pucuk gunung Salak

DSC02369a

Menikmati kesejukan pagi hari dengan latar belakang gunung Salak

DSC02357a

Di pagi hari dengan latar belakang gunung Gede. Udara di malam dan pagi hari lumayan dingin di sini.

DSC02382a

DSC02405a

Manasin si Vera di pagi hari

Suhu udara di Kampoeng Bamboe di siang hari cukup sejuk, tetapi di malam hari lumayan dingin. Disarankan untuk membawa jaket atau sweater untuk jalan-jalan ke luar di waktu malam atau pagi hari.

 

 

 

Posted in beautiful scenery, Daerah wisata, kawasaki adventure, motor adventure, motorcycle touring, Pemandangan Alam, tempat wisata | Tagged , , , , , , , | 8 Comments

Early morning sky

Posted in beautiful scenery, landscape photography, nature photography, Pemandangan Alam, Uncategorized | Tagged , | 2 Comments

Kawasaki W175 custom keren euy..!

Ketika mengunjungi booth Kawasaki di gelaran GIIAS 2018 saya tidak melihat ada yang baru, tetapi satu motor custom yang dipajang sangat menarik perhatian. Tidak hanya saya yang tertarik untuk melihat motor ini, banyak pengunjung yang mengerumuni, memandang, memperhatikan, menyentuh dan mencoba menunggangi.

IMG_8588A

Motor itu tidak lain adalah motor klasik seri W yang terkecil dari Kawasaki yang dijual di sini. Dia adalah W175 yang sejak peluncuran lumayan laris manis. Dia merupakan adik dari W250 atau Estrella 250 yang sudah meluncur lebih dahulu.

IMG_8586A

Motor seharga 30-an juta rupiah ini setelah mendapat sentuhan custom terlihat sangat keren. Bentuk dasar W175 sudah klasik banget, sedikit sentuhan sesuai selera si empunya akan membuatnya lebih cakep.

IMG_8587A

Punya W175 dan ingin memodifikasinya? Gak usah sulit-sulit mikir, custom seperti foto-foto di atas bisa dijadikan acuan.

Semoga berguna.

 

 

 

 

Posted in Classic motorcycles, Kawasaki, Kawasaki retro klasik, Modifikasi, Motor retro klasik, Vintage bikes | Tagged , , , , , , | 5 Comments

VRI Touring Jawa Timur-(2) Pengukuhan VRI Jatim

Brothers & sisters…, hari pertama di Jatim Vulcan Riders Indonesia (VRI) riding menyambangi kota Blitar, Kediri dan sekitarnya (artikel di sini). Hari ke dua VRI riding menuju ke arah Timur untuk explore Bromo sekaligus pengukuhan VRI Jawa Timur. Loh emangnya motor cruiser seperti Vulcan 650 bisa main pasir? Yuk kita simak.

IMG-20180722-WA0028

Barisan Vulcan Riders Indonesia di lautan pasir Bromo

Rute yang diambil adalah dari kota Batu melalui daerah Tumpang dan terus menanjak melewati jalan pegunungan yang sempit dan berliku. Mencapai puncak kemudian turun menyusuri jalan lereng bukit menuju ke lautan pasir Bromo. Untuk menyusuri tanjakan Vulcan S sama sekali tidak ada masalah, torsi mesin Vulcan S lumayan badak. Yang saya rasakan ya santai saja si Kanijo (nama Vulcan kesayangan saya) naik ke atas. Tapi karena jalan sempit ya pelan-pelan saja sambil menikmati pemandangan dan sejuknya udara pegunungan.

20180722_081335A

Kabut masih menutupi area Bromo dan mulai terlihat naik membuat pemandangan di latar belakang terlihat keren.

Karena ini hari istimewa bagi VRI maka kita mengadakan sedikit acara yang berbeda dari hanya sekedar riding, mulai dari parade kuda hingga upacara bendera.

IMG-20180724-WA0048

Parade menuju lautan pasir Bromo

IMG-20180722-WA0037

Upacara penghormatan kepada sang Saka Merah Putih

IMG-20180722-WA0138

Pengukuhan VRI Jatim ditandai dengan penyerahan bendera VRI dari Ketua Umum VRI Lexy Leksono kepada Ketua VRI Jatim om Titis.

Tantangan yang dihadapi semua riders adalah ketika melewati lautan pasir Bromo. Kondisi pasir sedang kering-keringnya karena sudah lama tidak hujan, pasir yang kering tentunya mudah bergeser ketika diinjak ban motor. Kesabaran dan skill rider sangat dibutuhkan untuk melalui medan seperti ini. Hampir semua vulcan yang dipakai memakai ban aspal alus, jadi cengkeraman ke pasir sangat kecil. Bagi yang gak sabar dan mau kenceng dijamin bakal selip dan ndlosor. Tetapi itulah serunya, sekalipun ndlosor ya malah tertawa, seperti anak-anak yang sedang bermain.

IMG-20180724-WA0050

Roda belakang terperosok tenggelam di pasir, perjuangan keluar dari jebakan justru menjadi object foto yang keren haha..

IMG-20180724-WA0049

Ini touring VRI yang sungguh sangat seru dan menyenangkan, tantangannya lumayan berat, tetapi alam yang luar biasa indah dan suana persahabatan VRI yang kental menghapuskan semua tantangan yang ada. Yang tersisa adalah Fun & Friendship.

IMG-20180722-WA0061

Alam Bromo memang indah luar biasa.

IMG-20180723-WA0030

IMG-20180722-WA0137

Hal-hal yang seperti ini yang membuat motorcycle riders awet muda.

IMG-20180722-WA0062

Om Ranjan dari India tetapi sangat cinta Indonesia

IMG-20180724-WA0052

VRI telah membuktikan bahwa motor mid size cruiser Kawaski ini mampu untuk menembus lautan pasir Bromo. Special thanks kepada VRI Jatim yang sudah mengatur acara explore Bromo ini dengan sangat baik. Acara 2nd annivery VRI ini juga didukung oleh beberapa Sponsor : Kawasaki Motor Indonesia, PT. Surapita Unitrans, PT. Tetap Jaya Motorindo, Adira Finance, Hotel Kusuma Agrowisata, Ardha Collection Exclusive, Zutto Ride Indonesia.

 

 

 

 

Posted in beautiful scenery, Indonesia travel destination, Kawasaki 650cc, Kawasaki Cruiser, Kawasaki Vulcan, Kawasaki Vulvan S, landscape photography, Motor cruiser, Motor Touring, motorcycle touring, Pemandangan Alam, tempat wisata, Touring motor, Tourist destination, traveling, Uncategorized, Vulcan 650, Vulcan S | Tagged , , , , , , , | 2 Comments