Bright red adenium

I always love to photograph these flowers. The bright red color looks so beautiful.

Posted in Bunga, flora, Flowers, fotografi, Nature, nature photography | Tagged , , | Leave a comment

My adenium and lime

Posted in Bunga, flora, Flowers, fotografi, Fruits | Tagged , , , , | Leave a comment

KTM 390 Adventure bakal diluncurkan November 2019?

Waah…. sudah lama blog ini gak gosipin motor…! Mohon maklum pemilik warung blog ini juga lagi rada-rada sibuk sendiri jadinya warung blog lama gak dijenguk. Mari kita menggosip tentang motor adventure kelas kecil di barisan pasukan orange KTM. Soal motor adventure, KTM jelas sudah sangat terkenal dengan motor-motornya yang top dipakai dan disukai di seluruh bumi. Yang menyukai motor-motor adventure pasti sudah kenal, tahu atau setidaknya pernah mendengar kehebatan motor-motor adventure dari pabrikan Eropah ini.

Ganteng rupanya, gagah tampilannya, perkasa kemampuannya.

Naah…, menurut berita yang sudah beredar di jagat maya maupun jagat nyata bahwa ada motor KTM adventure kelas kecil yang akan lahir tidak lama lagi. Konon motor baru ini sudah ditunggu-tunggu oleh para pecinta motor adventure sejak lama. Lha saya sendiri sudah tanya-tanya ke yang punya warung KTM sejak dua tahun lalu, dan yang terakhir infonya “coming very soon” gitu katanya.

Senada dengan info-info yang beredar di seluruh bumi, konon motor KTM 390 Adventure ini akan segera meluncur setelah gelaran EICMA tahun ini. Sosoknya kemungkinan besar akan mejeng atau dipajang di EICMA nanti. Dari foto-foto yang berhasil didapat oleh para intel memang semua semakin jelas mengarah ke sana. Dari sumber yang dapat dipercaya juga mengarah pada suatu titik bahwa KTM 390 Adventure akan diluncurkan tahun 2019 ini.

Sebenarnya apa sih istimewanya motor ini kok sampai-sampai banyak yang menunggu kehadirannya? Semua masih berdasarkan data-data analisa dan kira-kira. Sosok yang sebenarnya seperti apa juga baru bisa diterka dari foto-foto spy yang didapat entah bagaimana caranya. Namun reka-raka terka tersebut bisa menjadi kenyataan juga atau setidaknya mendekati kenyataan.

Menurut para pengamat permotoran KTM 390 Adventure akan memakai mesin yang sama dengan saudaranya yang sudah beredar di seluruh dunia, yaitu KTM Duke 390. Kalau benar demikian adanya maka diperkirakan tenaga mesin nya ya kurang lebih sama sekitar 44 Hp dan torsinya mencapai 37 Nm. Sudah tentu dengan setingan yang berbeda disesuaikan dengan layaknya karakter sebuah motor adventure. Sebagai referensi kira-kira sama dengan mesin ninja 250 yang dipasangkan di Versys 250, mesin sama tetapi setingannya berbeda. Saya membayangkan dengan memandang Duke 390, sebuah motor yang powerful di kelas nya dan ringan bobotnya, demikian harapan saya untuk KTM Adventur 390. Dengan tenaga dan torsi seperti di atas tetapi bobot yang ringan atau di 155 – 160 kg gitu lah. Artinya jauh lebih ringan dari tunggangan saya si Vera (Versys 250).

Diperkirakan dan ini juga harapan saya, dia akan menggunakan roda 19″ depan dan 17″ belakang dengan velg jari-jari, syukur-syukur bannya tubeless. Bisa jadi dia akan memakai roda 21″ depan dan 18″ belakang.. well, why not, untuk yang offroad oriented tentunya akan lebih pas.

Memanglah saat ini di Indonesia sudah ada lebih dahulu Kawasaki Versys 250, BMW 310 GS, Royal Enfield 400 adventure, Honda CRF 250 yang harus dihadapi di pasar. Tetapi KTM 390 seperti juga saudara-saudaranya memiliki pengagum sendiri. Pemotor-pemotor hobby yang punya selera berbeda. Dengan mesin berkemampuan tinggi, bobot ringan, kehandalan yang mumpuni ditambah dengan harga yang semoga “murah”, maka layaklah kalau motor KTM 390 ini layak ditunggu kehadirannya.

KTM Duke 390, ganteng Euy..!

November..? Let’s keep our fingers cross.

Posted in Adventure bikes, KTM Duke, Motor, motor adventure, sport bike | Tagged , , , | 3 Comments

Pemandangan di sekitar kampung halaman yang istagramable

Brothers & sisters, pemandangan desa pada umumnya memang menarik, masih sangat alami, segar dan bersih dari polusi udara. Alam dengan kondisi ini cocok untuk dijadikan subject foto. Saya memang menyukai pemandangan alam yang memang masih alami atau setidaknya minim sentuhan tangan manusia. Berikut beberapa foto yang saya buat minggu lalu saat saya pulang kampung.

Saat pagi hari ketika kabut masih menyelimuti sebagian sawah memberikan pemandangan yang menakjubkan

Jalan lurus menuju ke hutan. Ketika matahari baru saja memancarkan sinarnya memberi warna semburat keemasan

Ketika matahari baru menampakkan dirinya di ufuk timur, menyajikan pemandangan pagi yang indah

Muara sungai ini saya foto dari ketinggian sebuah bukit di sore hari. Cakep pemandangannya

Pemandangan laut di sore hari, menyejukkan hati.

 

Posted in beautiful scenery, landscape, landscape photography, nature photography, Pantai, Pemandangan Alam, Photography | Tagged , , , , , | 6 Comments

Visiting Yongdusan Park & Busan Tower

Brothers & sisters…, udara yang dingin pada sore hari itu tidak mengendurkan niat kami untuk mengunjungi Yongdusan Park. Terletak di atas bukit Yongdusan Park menawarkan pemandangan indah di dalam taman itu sendiri maupun sekelilingnya.

DSC04183ab

Di sini terletak Busan Tower yang menjulang tinggi menggapai langit. Terdapat juga jam raksasa yang dihiasi keindahan bunga warna-warni

Yongdusan Park cukup mudah dicapai dengan MRT. Naik MRT dari manapun di kota Busan dan turun di Nampo. Dari stasiun MRT Nampo ini kita tinggal berjalan kaki menuju gerbang Yongdusan Park. Daerah sini sangat ramai dengan pejalan kaki, memang ada jalan-jalan yang dikhususkan untuk pejalan kaki. Di kanan kiri terdapat pertokoan segala macam kebutuhan.

DSC04158a

Nyruput kopi Starbuck sambil menikmati dinginnya hembusan angin di sore hari

DSC04265abc

Yongdusan Park terletak di atas bukit, tetapi pengunjung tidak usah kuatir karena tersedia eskalator yang mengantar pengunjung sampai ke atas sana.

Bagi aku yang memang menyukai outdoor activity maupun scenery, tempat semacam ini yang membuat aku bersemangat untuk mengabadikan dalam frame foto-foto di kamera sama. Sayang memang saya tidak membawa kamera DSLR saya, tapi kamera saku Sony saya cukup dapat diandalkan untuk foto-foto outdoor.

DSC04171abc

Setelah eskalator masih ada satu tangga lagi untuk menuju ke atas

DSC04172abc

Taman ini cukup luas dengan pepohonan di sana sini. Pada musim dingin pohon-pohon umumnya menggugurkan daunnya, kecuali pohon2 tertentu yang tetap hijau.

Memasuki area taman kita akan disambut dengan sebuah jam raksasa yang terletak di tanah. Di ujung jauh sana tampak menjulang tinggi menara pandang Busan Tower. Sekeliling taman tampak rapi teratur pepohonan dan bunga-bunga musim dingin.

DSC04180abc

Jam raksasa ini bukan hanya hiasan, tetapi aktif dan menunjukkan ketepatan waktu, terawat dengan sangat baik

Aku menyukai pemandangan musim dingin, khususnya ketika melihat pohon-pohon dengan ranting-ranting tanpa sehelai daunpun, memberi keindahan tersendiri bagiku. Pemandangan musim dingin yang bertahun-tahun lalu banyak meninggalkan kenangan manis masa mudaku.

DSC04179abc

DSC04210abc

Di taman ini terdapat juga sebuah lonceng besar seperti yang terdapat di kuil-kuil budha, dengan bangunan yang khas yang indah.

DSC04187abcDSC04199ab

Lebih ke belakang lagi masih terdapat bangunan dan taman-taman yang membuat kita betah berada di sini. Bangunan-bangunan seni yang menurutku memang layak untuk dinikmati dalam ketenangan dan keheningan.

DSC04223abcDSC04237ab

Karena kami di sini untuk menikmati keindahan pemandangan, foto-foto kenangan wajib untuk diabadikan.

DSC04215abcDSC04262ab

Sayangnya hari sudah semakin gelap dan angin kian kencang bertiup membuat suhu menjadi lebih dingin terasa di tubuh. Kami memutuskan untuk menuruni bukit dan mencari sesuatu untuk mengisi perut yang juga sudah mulai berontak.

 

 

Posted in beautiful scenery, Busan, Busan tourist destination, Busan travel destination, busan traveling, Tourist destination, traveling | Leave a comment

Terkesima pemandangan super cantik di bukit Holbung

Brothers & sisters…., di Indonesia ini banyak sekali pemandangan alam yang sangat indah dan eksotis. Salah satunya adalah bukit Holbung di wilayah Samosir. Pada tanggal 4 February 2019 lalu saya dan keluarga berkesempatan untuk pergi ke bukit Holbung yang sangat eksotis. Bukit Holbung terletak di desa Janji Marhatan, kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Lumayan jauh tempatnya. Kalau dari kota Parapat kita mesti naik Ferry melalui pelabuhan Ajibata ke pulau Samosir. Tiba di Samosir kita mengambil jalur ke kanan menyusuri jalan sepanjang pulau Samosir hingga tiba di Pangururan. Di sepanjang jalan ini kita akan menjumpai tempat-tempat wisata, juga pemandangan danau Toba yang indah.

DSC03730ab

Kecantikan alam di Indonesia tidak kalah dengan yang ada di luar negeri. Salah satunya di bukit Holbung ini

Dari Pangururan kita mengambil jalan arah ke Tele, jalanan di sini akan terus menanjak dan berliku-liku menyusuri lereng-lereng bukit, pemandangan di kanan-kiri jalan sungguh menakjubkan, bagi penikmat landscape pasti senang lewat sini, banyak landscape yang layak diabadikan dengan lensa kamera kita. Sebelum Tele ada percabangan jalan, kita mengambil arah kiri, yaitu jalanan yang menuju air terjun Efrata, Harian Boho, dan kemudian Janji Marhatan.

IMG_0197ab

Jalanan di sini umumnya sempit dan berliku namun cukup mulus, kita mesti hati-hati dan waspada banyak tikungan buta. Ketika kita sudah memasuki kawasan desa kita akan melewati jalanan yang lebih sempit lagi. Terus saja menyusuri jalan kecil ini, sampai menjumpai petunjuk jalan kecil arah bukit Holbung (sayangnya papan petunjuknya super kecil). Perlu dicatat, untuk menuju ke sini sebaiknya tidak menggunakan mobil sedan karena medan jalan yang kurang bagus. Mobil jenis MPV masih OK, mobil jenis SUV lebih cocok lagi. Motor kecil atau gede gak masalah, tapi bagus menggunakan jenis adventure.

IMG_0182ab

Tempat wisata ini dikelola oleh daerah setempat. Untuk mendaki ke bukit Holbung kita harus membayar, tapi tidak mahal kok. Di sana tersedia tempat parkir untuk mobil maupun motor. Warung sederhana juga ada, toilet juga tersedia walau terkesan masih darurat. Semua fasilitas ini ada sebelum tempat pendakian, di bukit nya sendiri tidak tersedia.

IMG_0183ab

Pengelola sudah membangun tangga beton yang cukup bagus untuk pendakian awal yang lumayan curam. Disediakan tempat istirahat juga untuk berfoto dan menenangkan nafas yang ngos-ngosan.., setelah itu baru mendaki lagi. Sesampai di tempat yang cukup landai tidak ada tangga lagi, kita bisa melanjutkan perjalanan ke atas bukit melalui jalan setapak. Pemandangan indah terlihat di sekeliling kita, ketika cuaca bagus kita bisa melihat keindahan danau, bukit-bukit dan perkampungan nun jauh di sana. Alam nya terbuka total, tidak ada pepohonan yang menghalangi pandangan kita. Ini salah satu yang pemandangan alam yang terbaik yang pernah saya kunjungi di Indonesia. Dari atas bukit pemandangannya mirip-mirip pulau Padar di Labuan Bajo, sangat cantik.

IMG_0192abIMG_0211abIMG_0234ab

Bagi yang suka camping, tempat ini merupakan tempat ideal. Apalagi saat cuaca bagus, menghabiskan malam dengan camping di sini pasti sangat mengasyikan. Menyaksikan bentangan alam yang maha luas dengan hiasan taburan bintang di langit, wow.., could be an amazing experience.

IMG_0246ab

Di area sini dan juga di atas lagi ada beberapa orang yang membawa tenda dan camping di sini.

IMG_0262ab

IMG_0275ab

Pacaran dulu yaa… menikmati pemandangan indah

IMG_0282ab

Superwomen sedang beranjak terbang ke angkasa

IMG_0285ab

 

 

 

Posted in beautiful scenery, Daerah wisata, Danau, fotografi, Ideal places, Indonesia travel destination, Lake, Lake Toba, landscape, landscape photography, Nature, nature photography, North Sumatra Tourism, objek wisata, Pemandangan Alam, Photography, tempat wisata, Tourist destination, traveling | Tagged , , , , , , , | 4 Comments

Menikmati dinginnya udara di Namsan Tower Seoul

Namsan tower terletak di gunung Namsan di wilayah Jung-gu, merupakan dataran tinggi di mana kita bisa menikmati pemandangan kota Seoul dan sekitarnya. Siang itu, setelah menikmati hangat dan nikmatnya soup daging sapi di sebuah retoran di dekat kami menginap, kami langsung menuju Namsan dengan menggunakan taxi.

20190219_140504a

Soup daging sapi khas Korea ini disajikan dalam keadaan sangat panas / mendidih. Rasanya hambar di lidah saya, makan campur kimchi dan saus ebi asin baru terasa nikmatnya

Sebetulnya kami bisa saja naik kereta ke Namsan, tetapi dari stasiun masih harus berjalan menanjak lumayan jauh. Dalam suhu udara yang sangat dingin menusuk tulang, kami pilih taxi walaupun bayarnya lebih mahal dibanding naik kereta. Kami turun di halaman stasiun cable car yang akan membawa kami ke puncak gunung. Untuk naik cable car kami harus membeli tiket dahulu dan kemudian ngantri untuk naik cable car. Tidak pakai lama menunggu cable car pun datang, lumayan besar ternyata, bisa muat sekitar 15 orang mungkin lebih.

DSC03926a

Namsan Tower, saya foto dari dalam cable car yang membawa kami

Dari dalam cable car kita bisa melihat pemandangan di sekitar kita, dinding cable car dibuat dari kaca bening, sehingga pengunjung bisa leluasa menikmati keindahan alam dari dalam.

DSC03927a

DSC03928a

DSC03929ab

Foto-foto di atas aku ambil dari dalam cable car yang sedang berjalan, sayangnya cuaca kurang mendukung lagi kabut dan baru saja turun salju.

Begitu tiba di atas dan keluar dari cable car langsung terasa udara dingin datang menyerbu memaksa diriku bersembunyi lebih dalam di balik pakaian hangat yang ku kenakan. Suhu udara saat itu sedang minus 2 derajat celsius tetapi kami tetap happy menikmati alam dan pemandangan yang belum pernah kami jumpai (lha memang baru pertama kali ke sini). Kami beruntung karena baru saja turun salju sehingga kami bisa menikmati pemandangan salju yang bertebaran di sana sini, dahan dan ranting pohon yang tak berdaun tampak tertutup salju sebagian. Tampak petugas sedang membersihkan salju dari jalan dan halaman yang dilalui pengunjung.

DSC03903a

DSC03905a

DSC03906a

DSC03915a

Di atas sini ternyata banyak gembok-gembok dan tanda hati / cinta kasih sayang yang di cantolin pengunjung, entah berapa jumlahnya yang pasti buanyaak. Ini juga menunjukkan begitu populernya tempat ini. Memang tempatnya sangat indah cocok untuk dinikmati bersama orang-orang terkasih.

DSC03910a

DSC03913a

line_27516705523272a

Kami tidak naik ke tower nya, karena akan percuma juga saat cuaca berkabut seperti ini pandangan mata tidak akan bisa jauh. Kota Seoul pun hanya nampak remang-remang di balik kabut. Aku hanya mengabadikan pemandangan landscape di sekitar bukit yang masih bisa tertangkap lensa kamera kecilku.

DSC03921a

DSC03922a

Pemandangan taman / park yang sedang tertutup salju dengan pohon-pohon yang telah menggugurkan daun nya

Kami juga menyempatkan diri untuk mencoba pakaian tradisional Korea dari jaman kerajaan dulu (nanti di artikel lain ya..). Sempat kami ngopi dulu di Starbuck, kedai kopi yang satu ini banyak di kota2 besar Korea. Ngopi sambil istirahat dan menghangatkan diri. Sebenarnya ada beberapa restoran di sekitar Namsan tower ini, tetapi Starbuck yang paling kami kenal dan udah tahu persis rasanya. Setelah ngopi kami melanjutkan berkeliling taman sambil foto-foto tentunya.

DSC03917a

DSC03920a

Main salju bikin, boneka salju

line_27383566197965a

line_27395825363633a

Biar seperti di film-film itu

Pohon natal dalam foto di atas terbuat dari kumpulan gembok dan tanda hati yang disusun membentuk pohon natal, sungguh luar biasa.

Tidak terasa kami sudah berjam-jam di tempat ini, hari sudah menjelang malam ketika kami menuruni bukit ini dengan cable car kembali. Kami tidak mengambil taxi untuk kembali ke penginapan, kami berjalan menuju stasiun kereta dan memilih MRT untuk melanjutkan berburu kuliner malam itu.

Posted in Daerah wisata, Daerah wisata Korea, landscape photography, nature photography, Pemandangan Alam, south korea, tempat wisata, Tourist destination, traveling, wisata alam | Tagged , , , , | Leave a comment